Waduuhhh.. Bahagia rasanya.. :)))
Benar saja pukul 03.00 pagi setelahnya, istri minta diajak segera ke klinik bersalin karena rasa sakit yang semakin intens. Dan ternyata benar, perawat mengatakan sudah bukaan 4!
Proses bersalin terasa begitu lama, perut laparpun sampai lupa. Beragam rasa terus berkecamuk, semangat, khawatir, gregetan, putus asa, pengharapan, semua melebur jadi satu.
Hati bergetar saat melihat si jabang bayi berhasil ditarik keluar pada pukul 11.00 Kalau menurut pendapat orang sih relatif singkat (walaupun dengan bantuan vakum sih..) Huaaa... Seketika berubah menjadi haru dan lega.. Alhamdulillaaah..
| Saat ditengkurapkan diatas ibunya |
Saat itu akhirnya saya merasakan, ternyata proses bersalin begitu melelahkan, tidak cuma sang ibu dan si anak yang gigih berjuang, saya sebagai pendamping juga merasa lelah karena tegang :D #ngalem (walaupun sempat kena tabok istri karena dirasa suami terlalu berisik..) ya sudahlah namanya juga kasih semangat dan dorongan, jadi gpplah..
Setidaknya ada pelajaran dan tips yang bisa kami ambil dan bagi disini, untuk tambahan bekal kalau-kalau kami diberi jatah lagi buat nambah anak oleh Yang Maha Kuasa, hehe ketagihan. yaaa.. barangkali berguna juga bagi para pembaca dan para calon ibu, calon ayah, calon mertua.. Sederhana sihh, tapi daripada ga ada yang bisa dipetik, iya kan?? :) Siap??
- Berjalan. Pastikan si ibu tetap berjalan sebelum proses bersalin, ini sempat kami lakukan sampai istri merasa tak kuat lagi. Ternyata berjalan membantu kelancaran proses bersalin, kok bisa?? "Lha emang dari zaman dulu udah terbukti.." kata keluarga dan teman. Setelah saya cari tahu ternyata berjalan membantu mempercepat bukaan.
- Jaga makan, perlu diketahui proses melahirkan ternyata cukup panjang. Ketika masuk jam makan pada saat rasa sakit belum terasa terus menerus, ada baiknya sang ibu makan walau sedikit setidaknya minum air putih yang banyak. Karena proses berlangsung lama dan mendebarkan, jadi butuh energy yang banyak. "Nanti kebelet pipis gimana?" Ada pispot!
- Waktu yang diperlukan untuk tiap- tiap bukaan masing-masing orang adalah berbeda-beda. Perawat bilang tiap 1 bukaan memakan waktu 2 jam, (membayangkan istri kesakitan selama itu, wahh, ga tega...) Faktanya si jabang bayi sudah bisa keluar pada pukul 11.00 pagi, jadi tidak selama yang dikatakan perawat, jadi fokus saja tidak usah cemas :)))) Padahal sempat saya berpikir 1 bukaan = 30 menit, pukul 3 pagi ketika sampai diklinik ternyata sudah bukaan 4, dalam benak saya "Wah tinggal 6 lagi, kalo dihitung-hitung 1 bukaan = 30 menit, jadi 6 bukaan = 3 jam lagi lahir, sekitar pukul 6, Wiihh, itu tepat sang surya/matahari terbit, pasti Kereennn...!!" Fakta, setelah jam 6 pagi, istri saya masih kesakitan, bukaan 8 pun baru tercapai setelah pukul 9 pagi, jauh dari ekspetasi yang berlebihan :D
- Cabe-cabean. Nah, ini sepele tapi berdampak serius, cabe-cabean bukan hanya meresahkan pergaulan masa kini, begitu juga ibu hamil. Lantas apa korelasinya?? Cabe-cabean suka ganggu ibu hamil?? Korelasinya adalah.... WASIR.. (maaf mamae.. berbagi itu amal..) Penyakit wasir bisa sangat mengganggu secara psikologis sang ibu hamil, rasa ketakutan akan "ngeden" menjadi penyebabnya, karna adanya bisikan kalo sering ngeden nanti yang keluar wasir.. :D Jadi bagi para calon ibu dijaga pola makannya dari sekarang, kalo suka cabe-cabean jangan berlebihan, nanti dihantui penyakit wasir seperti istri saya. Kalau jadi cabe-cabean, itu pilihan anda
- Tenang, Tahan ngeden (mengejan), Simpan tenaga. Memang jauh dari kata mudah dalam praktiknya, pada saat bukaan belum sempurna, "ngeden" hanya akan membuang-buang tenaga sebelum bayi benar-benar siap untuk keluar, selain itu dapat membuat saluran menjadi tegang, ini juga menjadi penyebab bayi susah keluar. Bahkan kepala bayi kami sempat terjepit kata dokter, dan istripun sempat teriak minta cesar (waduuhhh..!) Tapi alhamdulillah bisa teratasi. Jadi tahanlah godaan rasa ingin ngeden sampai tiba saat yang tepat yaitu, bukaan 10.
- Ngeden/mengejanlah tanpa bersuara. Jika bukaan telah sempurna, saat inilah kekuatan dorongan si ibu akan benar-benar diperlukan, Tenaga pun banyak terkuras disini, dan ngeden yang baik dan efektif adalah tanpa ada sedikitpun suara yang keluar dari mulut/kerongkongan, karna itu akan membuang-buang tenaga si ibu dan mengurangi kekuatan saat mendorong.
- Cinta. Wah, kalau yang satu ini memang jurus rahasia yang terbukti ampuh. Sebagai suami sudah selayaknya mendampingi persalinan istri. Memberikan support dan semangat kepada istri. Mengingatkan bahwa kita sudah sejauh ini, perjuangan sang bayi yang ada didalam. Alhasil semangat sang calon ibu terus berkobar dan teriakan ingin cesarpun berhasil diredam. :) Yeah!
Woo... akhirnya kehadiran si adek pun benar-benar membawa suasana baru, tangisnya, senyumnya, dan permainan mimiknya yang lucu benar-benar bikin heboh. Jelas saja, ini pengalaman pertama kami dan berhasil kami lalui meskipun masih pada babak awal, sangat awal. :) Banyak doa dan harapan dari para family, teman, dan kerabat dekat yang ingin anak kami menjadi anak soleh, yang tentunya kami sekeluarga amini...
![]() |
| Mimik muka saat terjaga |
Dan penting nih untuk para calon bapak, sangat dianjurkan untuk mengetahui/mempelajari hal-hal seputar kehamilan/persalinan untuk membantu memantapkan mental sang calon ibu (hahahaha.. jangan seperti saya yang kebingungan).
Yahh.. semoga pengalaman dan pelajaran yang kami alami dapat bermanfaat bagi para calon ibu yang lainnya,
Amiiiinnnn.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar